Rabu, 26 Maret 2014

melatiku benar-benar berduri


keindahan melati pekat sekali dari harumnya , yaa aku pernah merasakannya , aku terbelenggu akan ke indahannya .saat itu kulihat melatiku sedang tersenyum manis tanpa nada , hanya simpul keindahan yg terpacar , aku terdiam dan terkesima untuk beberapa detik dan kunikmati manisnya senyum itu dari kejauhan ,ingin sekali rasanya ku petik tapi keberanian itu menghilang  ,bukan karena aku takut tapi aku tak mau merusak keindahan di hari itu .aku mengalah , biarkan aku mengingat indahnya senyum itu di fikiranku untuk satu malam .


ke esokkan harinya , saat pagi mulai tiba ,aku tak sabar ingin melihat senyuman itu (lagi) tak banyak bicara aku langsung membersihkan seluruh tubuhku ,dan ku pakai pakaian yang pantas ,agar aku bisa menarik perhatian mu (melati) aku langkahkan kaki ku yang penuh dengan irama ,1 2 1 2 1 2 nafasku tak beraturan ,padahal engkau belum menampakkan indahmu (melati) yaaaaaa benar sekali , ketika engkau telah menebarkan keindahan di pagi hari ini , aku masih terdiam bukan karena bisu tapi karena lidahku  membeku, entah . . . sampai kapan aku bisa memetikmu dan menikmati aroma harummu.
di esok harinya tetap seperti biasa ,keberanianku selalu hilang ,hahaha ya beginila diriku, mengagumi dan ingin memiliki tapi tak punya keberanian ,aku menceritakan kisah melatiku kepada temanku , dia (temanku) pun terpukau akan keindahan melatiku ,aku pun senang karena melatiku memang layak untuk dikagumi .
Hari demi hari telah di jalani , bodooooh , aku masih seperti biasa , padahal melatiku menghampiriku , saat itu aku tidak diam , hanya percakapan yang tak bisa dia (melati) dengar ,karena suaraku mengecil , aku semakin kaku ketika dia bertanya, MENGAPA? aku hanya bisa menunduk dan tersenyum :) , sumpah saat ini tak ada yang lebih membahagiakan dari pada itu .
Aku mulai mengalami fase yang cukup menjanjikan , sudah ada bagian-bagian yang bisa ku kutip ,
ya kebahagiaan,walau hanya khiasan tapi aku cukup menikmatinya ,"tapi' saat kebahagiaan itu datang , temanku ternyata mengaguminya setelah dari apa yang aku ceritakan kepadanya ,entah saat itu aku bodoh atau aku terlalu polos , sampai-sampai aku tak tau kalau temanku juga ingin memilikinya , yang ku tau saat itu
bahwa melatiku indah dengan seindah-indahnya .
setelah saat itu,aku mulai menjauh dan tak berlari , aku hanya diam saja tak banyak bicara ataupun marah, seperti terjatuh di atas kaca yang retak seribu namun menyakitkan , ya ungkapan duri tajam dan menusuk bagian terpenting dalam hidup (hati) terasa mengoyak kulit , bagaikan gajah yang tak punya gading , gajah tetap hidup ,gajah tetap kuat tapi gajah hilang kharisma , begitupun diriku , aku hidup aku bicara dan aku berjalan tapi semua dalam kesedihan .

DAN SETELAH BEBERAPA PEKAN :
aku melihat senyum itu kembali , senyum yang indah dr melatiku yang telah di miliki oleh temanku , ya bukan salah temanku ,ini kesalahanku , aku yang tak punya keberanian untuk berkata maupun bertindak, yaaayaaayaa mereka sedang dalam zona nyamanya mereka (melati dan temanku),aku bisa apa , aku hanya bahagia dalam luka .
kecewa ,jelas sekali aku kecewa dengan keadaan ini , ya kali ini melatiku benar-benar berduri .
walau berduri melatiku tetap indah .

#agakGANTUNGendingnya :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar