Selasa, 21 Oktober 2014

Pintaku

Selamat malam buat pembaca

Entah , tergores atau tercabik , rasanya sakit perlahan , ya ini memang pintaku dan juga keinginanmu .

Ada 2 hati yang sedang dirundung keluh , bak hamparan hitam dan putih yang menyelimuti abu .

Aku kira kamu hebat , kuat dan mempesona , ternyata aku sedikit salah dengan itu .

Kamu lemah lemah lemah lemah

aspal jalan yg hitam kukira indah , ternyata ada lobang yang tak nampak sehingga aku terhenti .
Ingin sekali rasanya ku perbaiki lobang itu ,tapi aku tak mengerti bagaimana caranya .

Aku memang tak pandai dalam memperbaiki , tapi aku pandai untuk mengerti itu .

Mengerti mengerti mengerti
Hanya sebuah ungkapan kecil
Mengerti mengerti mengerti
Hanya gumpalan kata

Aku pernah menyakitimu
Aku melukaimu
Aku melupakan mu
Bodoh

Ingat , aku memintamu pergi
Ingat , aku memintamu kembali

Ini keinginan mu

Kamis, 10 Juli 2014

arah

Hidup itu belum sempurna, bila tidak mengenal kata yang mengiringinya. Yah mungkin hanya sepenggal kisah, namun itu yang membuat diri ini bangkit. Hmm… kelamaan intronya lansung aja deh. 
Awal mula yang tidak begitu bisa diprediksi. Semua berjalan dengan sendirinya, ketika berbicara tentang sesuatu yang mungkin jadi pertanyaan setiap orang. Apakah hidupmu bahagia? lalu bagaimana caramu menemukan kebahagiaan itu?. Jawabannya dari semua itu yaitu perjalanan. Makna yang membuat hidup itu sendiri menjadi nyata. 
Pernah terlintas dipikiran apa yang telah dikobarkan untuk hidup ini. Sebuah pengorbanan yang membuat diri ini merenung sejenak, kemudian terdiam lalu masuk kedalam masa lalu. Sedikit air mata mulai menetes bila teringat makna itu. Makna yang selalu membuat diriku terus bertanya, yang pada akhirnya akan kembali pada titik awal dimana diriku berdiri. 

Senin, 19 Mei 2014

perjalanku PART 3

di sela waktu pagi menjelang ,kami bertemu , mas irwan ,ya dia anak jogja , bersama dengan itu ,kami pun menyiapkan perlengkapan buat perjalanan mendaki , sembari rehat dan tidur sejenak , kami menjadi  6 karena ada mas irwan .
saatnya tidur agar kondisi kembali fit , ohya kami mendaki dr jalur sembalun ,
disaat pagi tiba , kami harus mendatakan diri ,agar tidak adanya hal yg tak di inginkan .

Rabu, 23 April 2014

bersikap romantis

ketika angin tak lagi beri kesejukkan ,ketika itu kau tiupkan harummu
ketika matahari tak mampu beri kehanggatan,ketika itu pula aku peluk bayangmu
namun ketika aku ingin bersuara,ketika itu pula engkau tersenyum
hingga lidahku terasa keluh kaku,entah ada apa di balik semua itu

ketika aku bingung ,saatku goyah,ketika kehampaan datang dan ketika . . .
ketika aku mencoba tidak mengingatmu di fikiran ini,ketika itu pula engkau hampiri aku
hingga begitu banyak kata ketika yang berasal dari mulut ini
dan akhirnya kusadari bahwa . . .

Selasa, 01 April 2014

bulan dan bintang




kulihat bintang malam ini enggan bercayaha
bak menyimpan marah pada sang rembulan
yang menutup diri dalam kepekatan
redup dalam cahaya awan yang memerah

oh rupanya bintang tak percaya pada bulan
yang pernah berjanji akan menemani dalam setiap malam
pernahkah bintang sadari selama ini ia selalu meninggalkan
hingga bulan berkesendirian saat pagi menjelang

malang nasib bulan walau lebih besar
namun tak punya kilau seindah bintang
sadarkah kalau ada bintang pasti ada bulan
walau langit kadang tak berbintang , bulan pun sendiri 

begitu besar harapan bulan pada bintang
begitu tulus rasa bulan pada bintang
hingga rela dirinya dijadikan rotasi oleh bintang 
dan menunggu . . .
saat bintang lelah dan bersandar padanya untuk selamanya

Senin, 31 Maret 2014

perjalananku PART 2

ehhm helahan nafas masing" terdengar di seberang ,bahkan detakan jantung yg berdetak lbh cepat untuk menjalani petualangan ini .ini bagian dr cerita ketika udah sampai di pelataran rinjani .

letsgooo.
kita sambung cerita ini dr cirebon , ya sesampainya di cirebon , aku dan peyek mendapatkan rekor baru, yaa hampir 2 hari gak mandi , tapi tetep kece dong .
bau kemana mana , muka kucel kumel , tp ada hal yg paling penting , yaitu makan , karena setibanya di cirebon , disambut dgn obrolan-obrolan yg bagiku saat itu tak penting , karena aku tak bisa meanahan lapaaar, untungnya ada beberapa yg menanyakan UDAH MAKAN BLM BANG , sedikit malu aku dan peyek berkata " belum ahahah , akhirnya kami di ajak makan di sudut kantin kampus

Minggu, 30 Maret 2014

perjalananku PART 1




selamat pagi rinjani , ini pagi pertamaku di atas megahnya kebesaranmu.
Tapi cerita perjalanan ini bukan di awali dari pelataran yang indah ini .

Jumat, 28 Maret 2014

untukmu bunga

selamat malam .
ya ucapan selamat malam sebagai pengantar tulisan ini .

sejenak terfikir sebuah kisah ,kisah indah yang ada di dalam jiwa ,yang tak mungkin di ketahui olehnya .
tak berhenti , aku takkan pernah berhenti untuk mengejarnya , dan aku takkan pernah menyerah untuk mendapatkannya, yaaa benar , karena sebuah janji ,janji yang pernah kita ucapkan lewat bibir ini , aku pun takkan pernah melupakan ucapan manis dan janji itu , bahwa aku takkan tergantikan . . .
indah sekali ku dengar itu dari bibir manis mu , entah itu hanya ingin membuatku tenang atau engkau berkata jujur , karena disana terselipkan sebuah kata balasan dariku  "bahwa engkau takkan pernah ku lupakan" .

Rabu, 26 Maret 2014

belalang hijau dan kupu-kupu indah

pancaroba , yaaa , panas terkadang dingin , iklim yang tak menentu
tapi tak akan jadi hambatan untuk kalian mendengarkan ceritaku,yaa mungkin karena ceritaku sedikit menarik hahahaha ,tak ada yang lebih menarik dalam menceritakan tentang perasaan dan hati .

melatiku benar-benar berduri


keindahan melati pekat sekali dari harumnya , yaa aku pernah merasakannya , aku terbelenggu akan ke indahannya .saat itu kulihat melatiku sedang tersenyum manis tanpa nada , hanya simpul keindahan yg terpacar , aku terdiam dan terkesima untuk beberapa detik dan kunikmati manisnya senyum itu dari kejauhan ,ingin sekali rasanya ku petik tapi keberanian itu menghilang  ,bukan karena aku takut tapi aku tak mau merusak keindahan di hari itu .aku mengalah , biarkan aku mengingat indahnya senyum itu di fikiranku untuk satu malam .

Selasa, 25 Maret 2014

Lebah tak bersayap

ketika matahari perlahan tunjukkan kuat (sinar) nya , hangar bingar mulai meredup' .Teriknya siang itu membuat bunga pun enggan menampakkan keindahan , perlahan hilang bak kemarau hancurkan semi.

"oh bunga" teriak sang lebah (sambil memejamkan kedua matanya)
harapanku tetapla engkau mekar dan tebarkan indah harummu ,agar aku bisa bisa hinggapi dan nikmati (sari) mu .
bunga pun tak bisa berbuat banyak , "aku tak bisa menanmpakkan indahnya diriku sampai semi (musim) tiba.

mendengar itu , sang lebah merasa tak bisa melanjutkan hidup , hari-harinya mulai sepi , perlahan berjalan dengan penuh kelelahan ,menunggu semi (musim) datang kembali .